Cara Menangkal “Penyakit” ‘Ain
Mendengarkan penjelasan Prof. Dr. M Quraish Shihab, ‘Ain itu bukan penyakit tapi merupakan efek negatif yang ditimbulkan dari orang lain yang melihat dengan iri, dengki, atau bahkan kekaguman.
Menurut beliau, ada banyak sekali contoh atau kejadian-kejadian yang membuktikan ‘Ain ini.
Bagaimana cara menangkalnya?
- Jika menerima pujian dari orang lain; maka balaslah dengan mengucap “Masya Allah” atau “Subhanallah” atau “Alhamdulillah” dan atau baca Shalawat…
- Jika mendapatkan celaan, maka ucapkan A’udzubillahi min syarri ma kholaq. Bisa juga membaca Surah Al-Falaq… (Qul a’udzubirobbil falaq, dst…

Jika yang sudah merasakan mendapatkan ‘Ain, maka berdoalah kepada Allah…
Penyakit ‘Ain mungkin tidak bisa diterima secara ilmiah saat ini, tapi kita sebagai Muslim tentu harus percaya pada hal Ghoib.
Apakah kita tidak boleh memakai pakaian yang bagus? Atau diupload ke medsos?
Beliau menjelaskan; Tidak apa-apa, asalkan didasari dari rasa Syukur kepada Allah.
Hal tersebut adalah bentuk usaha kita menampakkan karunia Allah yang sudah diberikan kepada kita.
Tapi bijaklah dalam menunjukkan karunia Allah, misalnya ketika akan berkunjung ke orang miskin, maka jangan tampakkan perhiasan yang berlebihan… Ya sewajarnya saja…
Begitu juga di medsos, tampakkan sewajarnya saja… Jangan semuanya kita pamerkan…
Dan sekali lagi, dasarnya adalah rasa Syukur, menampakkan karunia Allah..
BUKAN untuk sekedar pamer dan berniat bikin orang yang melihat panas..
Tak elok lah macam tu.. Jangan ya… Walaupun kepada orang yang memusuhi kita atau sering julid ke kita…
Oke, Wallahu A’lam Bishshawwab…

