“Bosan” adalah Koentji Kesuksesan

Saya melupakan satu fakta penting tentang kebosanan.

Yakni bahwa untuk mencapai kesuksesan, seseorang itu harus bisa bertahan untuk melakukan hal yang sama hingga ratusan bahkan ribuan kali.

Bayangkan jika Lewis Hamilton merasa bosan balapan, bosan latihan tiap hari, lalu tiba-tiba pengen melakukan hal berbeda setiap hari?

Manalah mungkin dia bisa menjadi 8 kali juara dunia di F1.

Bayangkan jika seorang atlet lari tiba-tiba pengen melakukan hal berbeda, bukan cuma latihan lari doang setiap hari, rasanya tak mungkin dia bisa juara.

Kebosanan menghantarkan kita pada kemenangan, jika mampu bertahan.

Keindahan dari melakukan hal berbeda-beda setiap hari mengantarkan kita pada tiadanya keahlian pada satu bidang.

Rutinitas yang “mengerikan” itu sebenarnya adalah salah satu kunci sukses, karena tidak ada konsistensi jika tak melakukan rutinitas.

Lalu bagaimana biar gak bosan-bosan amat?

Luangkan waktu untuk melakukan hal yang kita inginkan, tapi tak perlu terus-terusan.

Misalnya Lewis Hamilton, tentu kalian sepakat bahwa dia sudah menikmati hal-hal yang menakjubkan selama hidupnya, berkunjung ke banyak tempat yang awesome, makan makanan dari berbagai negara, dan sebagainya.

Itu semua dilakukan di sela-sela melakukan rutinitas, dan di waktu libur.

Dalam setahun, pembalap F1 biasanya punya banyak waktu di awal tahun dan pertengahan.

Itupun banyak pembalap yang tetap melakukan latihan setiap harinya.

Membangun kebiasaan yang berhubungan dengan apa yang ingin anda raih dalam hidup adalah kuncinya. Lakukan hal yang sama ribuan kali, maka anda bisa mahir melakukan itu.

Jadi dengan coretan ini, saya ingin mengingatkan pada diri sendiri bahwa;

Ya, kemenangan itu harus melalui hal-hal yang membosankan setiap harinya. Tapi itu bisa dihindari jika apa yang kita impikan adalah hasil dari aktivitas yang kita sukai, bahasa populernya; Passion!

Tapi gimana kalau passion yang dulu kita cintai, berubah menjadi sesuatu yang biasa saja. Misalnya menulis di blog, dulu saya suka banget, tapi beberapa tahun terakhir tidak lagi begitu.

Tapi bukan hanya saya yang mengalaminya, ada ribuan blogger lain yang juga akhirnya mandek ngeblog.

Lalu gimana dong cara bangkitin lagi passion kita? Atau apa harus cari passion lain?

Itu dia PR-nya. Mari kita pikirkan dengan logika :D

Hilux 2026 terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] Kaskus Emoticons