Ada yang bilang bahwa orang-orang keturunan Tionghoa di Indonesia itu kaya-kaya karena katanya takut miskin. Jadi semangat banget nyari uang, bangun bisnis, biar gak miskin.

Ada juga yang bilang kalau mereka bersaing dengan sesama etnis mereka, bersaing untuk jadi yang lebih kaya.

Yang jelas, menurut saya pribadi, mereka banyak yang kaya karena lebih niat nyari duit.

Pribumi itu budayanya macem-macem tapi kebanyakan itu punya beberapa prinsip yang sama; nerimo, bersyukur, gak mata duitan, gak materialistis, gak ambisius, dsb..

Prinsip-prinsip itu yang bikin kita gak nyari duit seniat mereka.

Tapi kita mesti stop cuy!

Kita harus bisa bersaing dengan etnis Tionghoa yang kebanyakan kaya raya.

Jangan kalah dong!!

Sebabnya kenapa?

Banyak!!

Hanya saja mungkin belum akan saya sampaikan di coretan kali ini tentang apa saja sebabnya.

Topik ini sebenernya bisa disalahartikan dan dianggap rasis oleh sebagian orang.

Tapi gapapa, toh saya menjadikan budaya mereka sebagai yang mesti dicontoh oleh kita-kita pribumi.

Walaupun ya mau tidak mau ada rasisme juga kalau bahas beginian.

Jadi, kemarin saya di KA sempat ngerasa kek dipandang rendah, kek diliatin dengan jijik gitu. Dari situ saya menjadikan motivasi untuk menjadikan saya kaya raya.

Ya sebenernya kaya raya itu relatif ya, seberapa duit sih kita akan dianggap kaya raya? Akan beda-beda di mata kalangan yang berbeda.

Be Rich! Mari Bersaing dengan Tionghoa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *